Pelumas Ramah Lingkungan & Biodegradable PT Dynamax Solid

Pelumas ramah lingkungan
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Ketika Kinerja Mesin dan Kelestarian Alam Bisa Berjalan Bersama

Dulu, pelumas hanya dipandang sebagai cairan untuk mengurangi gesekan dan melindungi mesin dari keausan. Pandangan itu berubah ketika dunia menyadari bahwa industri besar—mulai dari pertambangan, otomotif, manufaktur, hingga marine—mempunyai jejak lingkungan yang nyata.
Sekarang pertanyaannya bukan lagi “bagaimana mesin bekerja lebih efisien?”, tetapi juga “bagaimana mesin bekerja tanpa merusak lingkungan?” Pelumas Ramah Lingkungan

Di sinilah konsep pelumas muncul — sebuah inovasi yang mencoba menyeimbangkan dua hal yang sering dianggap bertentangan:
kinerja mesin yang tinggi dan tanggung jawab terhadap alam.

Sebagai seseorang yang puluhan tahun melihat evolusi pelumasan di berbagai sektor, saya bisa mengatakan dengan yakin: pelumas yang ramah untuk lingkungan bukan sekadar tren, tapi masa depan yang perlahan menjadi standar baru dalam industri global.


Apa Itu Pelumas yang Ramah untuk Lingkungan?

Secara sederhana, pelumas yang ramah untuk lingkungan adalah pelumas yang:

  • menggunakan bahan dasar yang lebih aman bagi lingkungan

  • mudah terurai secara alami (biodegradable)

  • rendah emisi dan racun

  • memiliki dampak minimal terhadap air dan tanah

  • tetap memberikan perlindungan optimal bagi mesin

Bentuknya bisa bermacam-macam: dari pelumas berbasis ester alami, minyak nabati, hingga pelumas sintetis yang bebas zat berbahaya tertentu. Yang penting adalah bagaimana pelumas tersebut berinteraksi dengan lingkungan setelah digunakan.

Artinya, pelumas ini tidak hanya fokus pada performa mesin, tetapi juga keselamatan ekosistem di sekitarnya.


Bagaimana Pelumas Bekerja?

Saat pelumas biasa tumpah atau terbawa ke lingkungan—misalnya saat pemeliharaan alat berat di lapangan atau kapal di pelabuhan—zat kimia tertentu bisa mencemari tanah atau perairan. Pelumas lingkungan dirancang agar bahan kimianya cepat terurai secara alami, sehingga dampaknya lebih kecil.

Teknologi kuncinya ada pada:

1. Base Oil Nabati atau Ester

Dibuat dari minyak alami (seperti minyak nabati) yang sifatnya biodegradable.

2. Aditif Rendah Racun

Mengurangi kandungan logam berat dan zat yang merusak organisme air.

3. Low SAPS (Sulphated Ash, Phosphorus, Sulfur)

Mencegah polusi udara dan residu berbahaya di mesin.

4. Formulasi Toxicity Index Rendah

Artinya aman untuk organisme akuatik jika terjadi kebocoran.

Hasilnya? Mesin tetap terlindungi, tetapi alam juga punya kesempatan untuk “bernafas”.


Standar Internasional untuk Pelumas 

Untuk memastikan pelumas benar-benar ramah lingkungan, ada sejumlah standar global yang digunakan:

  • OECD 301 → Uji biodegradability

  • EU Ecolabel → Standar lingkungan Eropa

  • ISO 15380 → Standar pelumas ramah untuk lingkungan untuk hydraulic

  • EPA Vessel General Permit (VGP) → Standar pelumas kapal

  • NSF → Khusus untuk pelumas food grade

Jika Anda melihat pelumas dengan sertifikasi di atas, itu tandanya produk tersebut telah melewati pengujian ilmiah yang ketat, bukan sekadar klaim pemasaran.


Di Mana Pelumas ramah lingkungan Digunakan?

Menariknya, pelumas eco-friendly tidak hanya digunakan di laboratorium atau proyek eksperimen. Di Indonesia, banyak sektor membutuhkan pelumas jenis ini:


1. Industri Marine dan Perikanan

Kapal tugboat, barge, hingga kapal nelayan beroperasi di perairan.
Jika terjadi kebocoran pelumas, dampaknya langsung mengenai laut.


2. Alat Berat di Pertambangan

Saat beroperasi di area terbuka, risiko tumpahan pelumas ke tanah dan sungai sangat tinggi.


3. Industri Kehutanan dan Agro

Chainsaw, traktor sawit, dan mesin di area hutan butuh pelumas yang tidak merusak ekosistem.


4. Pembangkit Tenaga Air

Pelumas hydraulic pada turbin harus aman jika terjadi kebocoran di aliran air.


5. Industri Makanan dan Minuman

Pelumas food grade (H1/H2) masuk kategori ramah lingkungan karena aman untuk area sensitif.


Apakah Pelumas Sama Bagusnya dengan Pelumas Umum?

Pertanyaan ini sering muncul.
Jawabannya: iya, bahkan dalam banyak kasus — lebih baik.

Kenapa?

Karena penelitian modern telah menghasilkan pelumas ramah untuk lingkungan dengan:

  • High Viscosity Index (VI)

  • ketahanan panas tinggi

  • oksidasi rendah

  • stabil pada tekanan tinggi

  • kemampuan pelumasan prima di beban berat

Pelumas nabati misalnya, memiliki film strength alami yang lebih kuat dibanding beberapa base oil mineral. Artinya, perlindungan dari keausan justru bisa lebih baik.

Tentu saja, pemilihan tetap harus disesuaikan dengan aplikasi. Tidak semua jenis ramah lingkungan cocok untuk semua mesin.


Kelebihan Pelumas Ramah Lingkungan

Selain aspek ekologis, pelumas ramah untuk lingkungan menawarkan beberapa keuntungan praktis:

1. Biodegradable

Meninggalkan residu yang lebih aman.

2. Toxicity rendah

Aman jika terjadi tumpahan kecil.

3. Risiko korosi lebih rendah

Banyak formulasi ester alami bersifat anti-karat alami.

4. Performa stabil di suhu ekstrem

Ideal untuk hydraulic dan gear di industri berat.

5. Mendukung program ESG perusahaan

Kini banyak perusahaan fokus pada keberlanjutan.


Kapan Pelumas Ramah Lingkungan Menjadi Pilihan Strategis?

Saat ini, perusahaan global mulai memasukkan pelumas eco-friendly sebagai bagian dari strategi:

  • mengurangi risiko denda lingkungan

  • memenuhi standar tender internasional

  • menurunkan emisi karbon

  • meningkatkan citra perusahaan “berkelanjutan”

  • mematuhi regulasi industri marine

Indonesia juga mulai bergerak ke arah yang sama—terutama di sektor yang bersentuhan langsung dengan alam.


Menjadi Bagian dari Masa Depan: Menggunakan Pelumas Ramah Lingkungan

Dunia industri tidak hanya dituntut efektif, tetapi juga bertanggung jawab.
Menggunakan pelumas berarti Anda ikut menjaga:

  • tanah tetap subur

  • laut tetap bersih

  • sungai tetap mengalir untuk generasi berikutnya

Tanpa mengorbankan performa mesin hari ini.

Pilihan kecil, dampak besar.


Konsultasikan Pelumas Ramah Lingkungan

Jika Anda ingin:

✔ Rekomendasi pelumas sesuai mesin

✔ Penawaran resmi untuk sektor marine, industri, atau pertambangan
✔ Konsultasi teknis
✔ Informasi sertifikasi ISO dan EU Ecolabel
✔ Oil sampling & analisa performa

Silakan klik:

👉 Request a Quote

Tim kami akan membantu Anda menemukan pelumas yang tepat untuk performa mesin dan kelestarian lingkungan.


Pelumas Ramah Lingkungan Tidak Harus Merusak Alam

Setiap tetes pelumas adalah keputusan—apakah kita akan membiarkan industri berjalan seperti biasa, atau membawa industri menuju masa depan yang lebih hijau.

Pelumas  adalah bukti bahwa teknologi tinggi dan kesadaran ekologis bisa berjalan beriringan. Mesin tetap kuat, alam tetap terjaga.

PT Dynamax Solid Industri menghadirkan pelumas yang ramah untuk lingkungan dengan formulasi rendah emisi, biodegradable, dan aman untuk industri modern. Solusi pelumasan berstandar global untuk mendukung praktik sustainable dan green manufacturing